Ketaman Asmoro / Ketaman Lawang ??

Assamualaikum, selamat siang…..
Waduh-waduh ngeliat judul thread gw yg diatas kok agaknya aneh sih,.
Hahah…. Tapi apa salahnya kalo gw mencoba buat ngebahasnya di blog ini…. :p

Oke..
Pertama kali tentang “ketaman asmoro”, ketaman asmoro kalo tidak salah ( sudah jelas benarnya sih ) frasa bahasa jawa, khususnya jawa tengah dan jawa timur, yang berarti “jatuh cinta” / “dirundung cinta” / “galau cinta” hahahah apa sajalah, pokoknya tentang sebuah perasaan. Frasa “ketaman asmoro” pernah juga ditenarkan sama musisi kondhang Didi Kempot lewat lagunya “ketaman asmoro”…. Pernah juga dirilis ulang sama javanesse club hip hop,…
Langsung to nde poin, menurut gw sih “ketaman asmoro” itu sebuah klise ketertarikan / kesukaan / kecocokan dari hati seseorang kepada seseorang yang lain, dimana tidak membedakan apakah lawannya itu lawan jenis atau sama jenis ( stop !!! Bukannya gw mendukung konsep gay sama lesbi lho, tapi yg jelas merek juga punya perasaan dalam hati mereka seperti perasaan orang normal. Trus bukan berarti gw ngomong begini gw pernah gay, tidak sama sekali, sekali lagi tidak sama sekali, :[ , wakakak ).
Konsep dasar ketaman asmoro menurut gw sih, cinta dan kasih serta perhatian adalah segalanya, trus nafsu nomor sekian. Kasarnya begini ; misal lo ( cowo ) suka sama cewe, lo suka bukan atas dasar nafsu, trus misal lo pingin macarin cewe buat memuaskan nafsu lo, itu namanya bukan cinta, melainkan nafsu ( atau gw sebut “ketaman lawang” versusnya “ketaman asmoro” )<—– hihihi akhirnya thread nyambung juga….

Kembali ke laptop ( ah basi ), maksudnya kembali paragraf diatas.
Ketaman asmoro / cinta sejati, ciyeeee.. Lo suka sama cewe bukan u/ nafsu, meskipun setelah menikah lo jg bakal nyalurin nafsu. (Aduh kayaknya mbulet bahasa gw). Cinta sejati itu tidak berefek erektil ( baca : konak / horni ) kepada pasangannya, misal lo lagi main ke rumah cewe lo, tau tau dia mau mandi trus lo ngeliat dia pake handuk, nah timbul niat iblis lo buat ngintip…. Disitu tdk ada lagi yg namanya cinta.
Sekali lagi, cinta sejati bukan tempat lo menyalurkan kebejatan.
Cinta sejati tidak melihat fisikalitas, kualitas, materialitas atau bibit bebet bobot….🙂

Nah ke Stage tentang "Ketaman Lawang" atau klausa untuk "Cinta Nafsu"…. Itu ibaratnya lo ketemu cewe lo, dan bawannya horni mulu, meski cewe lo pake pakaian biasa / tidak terbuka…. Tak ada lagi the real of love…
Nah buat cewe cewe musti dihindarin tipikal cowo begini. Hhha

Kalo lo ngeliat gambar dibawah, kalo lo "ketaman asmoro" / cinta sejati ( sebelum nikah ) maka lo akan biasa saja, kalo horni sih wajar, kalo gak malah gak wajar, namun ada segala batasan sebelum pernikahan.

Namu kalo lo "ketaman lawang" pasti ujungnya tindakan yg bisa gw sebut cinta untuk nafsu.

Udah ye… Tulisannya….
Gw mau ke depok dulu….

🙂

Salam ngawur….

#ndhngptro

20120415-120329.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s