Karena Terlalu Mainstream

Berbicara tentang selera, saya adalah orang yang tidak suka dengan segala sesuatu hal yang terlalu mainstream. Itu termasuk musik dan film. Tapi gak cukup itu, saya juga adalah tipe orang yang selalu ingin beda dari orang lain yang terlalu mainstream. Itu termasuk pola pikir. Pola fikir saya kadang terlalu berbeda dan nyeleneh apabila dibandingkan dengan standar pola fikir manusia-manusia standar lainnya yang ada disekitar saya. Bertingkahlaku seperti itu, bukannya saya ingin sok-sokan beda atau ingin terlihat nyentrik dari yang lain, tapi memang murni tidak sengaja. Semua itu karena dari diri saya sendiri saja yang memang selalu mempunyai pola fikir yang seperti itu. Mungkin bisa dikatakan semacam pilihan terhadap keputusan diri saya sendiri yang memang lebih betah dan nyaman dengan cara hidup seperti ini.

Mempunyai pola fikir gak mainstream memang selalu sulit. Contohnya, dalam hal berkomunikasi, tidak jarang teman-teman saya sering salah faham dengan maksud dan pemikiran saya, berhubung saya adalah tipe orang yang kurang pandai dalam mengutarakan apa yang ada di otak saya menjadi sebuah kalimat yang mudah dimengerti dan difahami oleh lawan bicara saya. Apabila sudah seperti itu, maka tidak mustahil lagi, orang-orang sering mencap bahwa pola fikir saya itu adalah salah. Tapi kenyataannya, justru saya tidak seperti itu, saya hanya sedikit beda dan masalahnya “anda” tidak memahami apa yang saya maksud.

Menjadi gak mainstream juga kadang tidak disukai banyak orang. Mainstream itu adalah hal-hal umum yang banyak disukai banyak orang, gak mainstream itu adalah sebaliknya. Memilih untuk menjadi gak mainstream tentu saja ada resiko tidak disukai banyak orang, dan juga terlalu sulit dan sangat sangat sulit untuk bisa membalikkan keadaan dari gak mainstream menjadi mainstream, ya tentu saja. Contohnya, film dan musik. Kita lihat saja lebih banyak orang yang berpendapat bahwa franchise “Transformers” itu selalu memiliki visual yang indah di setiap sekuelnya, sebaliknya, pasti akan sedikit sekali orang yang beranggapan bahwa visual yang ada di film “The Fall” dan “The Tree of Life” lah yang lebih indah. Pada akhirnya, banyak sekali orang yang menyukai Transformers dengan segala pamer visualnya dan sedikit sekali orang yang menyukai visualisasi “The Fall.” Dibidang musik, saya ingin berbicara kepada anda yang mainstream, bahwa jangan pernah sekalipun anda anggap aneh lagu-lagu di album “The King of Limbs”-nya Radiohead karena apabila dibandingkan dengan lagu-lagu dari band “Boyslikegirls” misalnya, itu adalah hal yang sangat jauh berbeda sekali.

Menjadi orang yang gak mainstream kadang sulit dimengerti juga oleh mereka yang berpikiran sempit khas sebagian besar orang-orang mainstream (semoga anda tidak termasuk ini). Dimulai dari selera, hobi, gaya hidup, pola fikir, sering sekali dianggap aneh dan dijadikan bahan celaan bahkan tertawaan. “hahaha, apa-apan ini?”, “aneh banget gak sih ni orang/film/musik..” atau “gak jelas gini, maunya apa sih?” Paling tidak itu yang sering saya dengar langsung oleh telinga saya tentang pandangan mereka, orang-orang mainstream yang berfikiran terlalu sempit.

Memilih untuk menjadi mainstream dan gak mainstream itu memang tergantung dari selera kita dan cara berfikir diri kita sendiri. Tapi yang terpenting, jangan pernah sekalipun anda berfikir bahwa orang-orang yang memilih untuk menjadi gak mainstream itu adalah sebuah kesalahan. Karena orang baik yang gak mainstream juga tidak pernah sekalipun berfikir bahwa mainstream itu adalah kesalahan. Yang menjadi masalahnya adalah tinggal kita sendiri saja yang lebih nyaman untuk memilih dan diam di jalur yang mana, tentu saja tanpa harus merugikan orang lain dan bertabrakan faham dengan orang lain.

20120610-120836.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s